Arsip untuk Kategori 'woman’s thought'

30
Sep
09

-newly- passionate

85699,1177778634,1Sebelumnya engga pernah menyangka akan merasa seperti ini. Terlebih ketika dia mengajukan permintaan menikah tepat pada perayaan 5 tahun masa perkenalan slash pacaran kami . Jika ada pertanyaan mengapa saya ingin segera menikah dengannya adalah karena satu hal, saya ingin ditemani. Entah mengapa, terasa lelah berjalan sendirian diantara semakin banyaknya masalah yang muncul di hadapan saya, berjalan beriringan dengan semakin bertambahnya umur.

Iya, alasan saya menikah selain tentu saja karena saya mencintai dia, tapi satu yang membuat saya merasa harus mensegerakan adalah karena saya lelah selalu sendirian. Terlebih semakin kesini, teman-teman yang senantiasa dapat diandalkan setidaknya untuk menghabiskan weekend, sekarang lebih memilih untuk sibuk sendiri-sendiri. Jangankan menyempatkan diri berburu barang-barang murah di daerah senen, ataupun glodok. Sekedar rujakan di kos saya saja sepertinya mereka tidak sempat lagi.

Hmmm.. iya, saya merasa sangat kesepian. Terlebih ketika pada usia produktif seperti ini saya semakin disibukkan dengan rutinitas kantor yang jamnya semakin lama semakin ngga menentu. Saya justru merasa dunia saya semakin sempit, dan di dunia sempit itu saya sendirian. Hmmmh… sedih sekali jka teringat waktu-waktu itu. Sampai saya tersadar bahwa walo bagaimanapun mencoba untuk tidak sampai ke titik ini -baca : kesadaran menikah- pada akhirnya semua manusia sesuai dengan fitrahnya, akan tergiring dengan sendirinya menuju ke fase ini. Semuanya memang seperti ada yang mengatur, bahwa saya tidak akan selamanya di temani oleh teman-teman saya yang mereka pun pada akhirnya akan menentukan jalan sendiri-sendiri yang kemungkinan berbeda dengan jalan yang saya ambil. Maka, demi menghilangkan perasaan kesendirian di dunia saya yang semakin lama semakin mengecil ini, mau tidak mau, saya harus memilih -dan membidik- salah satu teman saya untuk dijadikan teman seumur hidup, menemani saya sampai rambut menguban dan memutih (insyaalloh).

Niat yang sudah kian membulat itu rupanya engga begitu aja mulus. Bener kata orang, menuju pernikahan itu biasanya cobaan beragam, klo dalam bahasanya iqa (seorang teman dari Bandung) karena kalo menikah, semua ibadah nilainya berlipat ganda, jadi setan engga mau pahala kita bertambah demikian cepatnya sehingga berusaha untuk menghalangi pernikahan tersebut. Hmmm… masuk akal sih, but in my opinion, semua cobaan pada dasarnya untuk menaikkan level seseorang, dan apakah pahala menjadi berlipat karena pernikahan, wallohu a’lam, saya engga mau berurusan matematika dengan Alloh, itu hak Dia sebagai maha segala dari apa yang ada didunia ini.

Dan finally, hari itu, minggu 2 Agustus 2009,  saya pun menjadi muhrimnya.Laki-laki yang saya coba mengenal selama kurun waktu duatahun perkenalan, dan lima tahun pacaran. Bismillah, semoga saya memilih lelaki yang tepat, untuk diri saya dan anak-anak saya kelak. Amien.

Saya tidak menyangka, bahwa sebuah pernikahan akan merubah apa yang telah menjadi idealisme saya dalam memandang sebuah profesi atau posisi. Profesi dalam hal ini adalah pekerjaan yang berkaitan dengan sebuah instansi tertentu, ada hitam di atas putihnya, perjanjian antara manusia dan manusia. Tadinya, laki-laki itu mengenal saya sebagai sosok yang pantang menyerah dengan semua cita-cita tingginya. Seseorang yang percaya dengan quote-nya Andrea Hirata “bermimpilah setinggi langit dan Tuhan akan memeluk mimpimu itu”.

Saya masih Na yang itu. Yang ingin mimpinya di peluk Tuhan. Tapi yang pasti saya bukan lagi Na yang dulu. Begitu terobsesi untuk selalu menjadi nomor satu dan menjadi dragon lady, wanita dengan karier cemerlang. Dikelilingi fasilitas nomor satu dan dengan segala kemudahan dalam hidup. Saya sempat ingin menjadi seseorang yang mengejar itu semua. Semua semata-mata karena saya kira nilai kebahagiaan terletak pada itu semua, jika semua hal yang menyangkut hidup ini menjadi demikian mudah dan indah, bagaimana mungkin hidup tidak bahagia?

That’s my stupid thought. Dan saya menyadari kebodohan itu tepat ketika saya mengalami masa-masa dimana ternyata mengejar apa yang saya kira benar itu sungguh melelahkan. Terlalu banyak effort yang harus dikeluarkan untuk sesuatu yang saya belum yakin bahwa semua itu akan membuat saya bahagia. Effort yang saya yakin tidak akan seimbang dengan hasilnya apabila yang harus saya korbankan adalah waktu-waktu singkat saya bersama keluarga dan orang-orang yang saya sayangi. Pada titik tertentu, saya menyadari bahwa ternyata saya ngga seambisius itu, bahwa untuk menjadi bahagia tanpa kehilangan mimpi saya yang sebenarnya ternyata ngga harus se-ngoyo itu.

Then, I became who I am right now. Masih saya yang ingin terus bermimpi ingin menjadi dosen, karena dengan profesi itu saya punya banyak tabungan akherat dengan meninggalkan banyak ilmu yang berguna. Menuju itu, terlebih dahulu saya harus kuliah S2 (dosen S1 sekarang udah jarang boww) dan kesanalah panah impian saya saat ini saya tancapkan. Saya, masih orang itu yang memiliki mimpi berjenjang. Yang tidak lagi menganggap enteng tentang motherhood *ampuni saya para ibu-ibu didunia*, bahkan mulai menyadari bahwa justru dari rumahlah kunci semua ke kesuksesan yang di dapat di luaran sana. Dari rumahlah kebahagiaan itu dibangun, dan ditangan ibulah kunci diletakkan. Ngga mudah memang, tapi mungkin memang itulah alasan kenapa surga berada di bawah telapak kaki ibu.

26
Jul
09

-facebook-

Nature 11saya nginep di kosan temen di daerah Tebet semalam…

berawal dari *curcol* dengan pasang status di FB – Ratna Permatasari is feel so insecure – dia langsung kasih komen dan menawarkan kasur serta kuping untuk dengerin curhatan saya. curhat yang tadinya saya dominasi berujung dengan curhatan berdua.. duhh.. kami sungguh kangen moment-moment seperti ini, thanks God we still have it… even not always.

Facebook,

Buat beberapa orang, FB adalah sarana yang sangat praktis to reach all of our friends.. temen dari jaman jebat, temen yang sekedar kenal say hi, temen sekantor, temen jaman kuliah, temen jaman SMA, jaman SMP, temen yang temennya temen kita, temennya si siapa yang pengen menjadi temen kita.. dan masih banyak lagee…

Buat sebagian kecil orang, FB adalah sarana yang dapat dipake untuk men-spy inceran dari dulu… sudah menikah-kah, masih single kah, bekerja dimana, dan banyak informasi pribadi yang bisa di dapat dengan sekali klik.

Buat beberapa bagian lagi, FB adalah alat yang super canggih untuk melihat aktivitas temen, pacar, tunangan, mantan gebetan, mantan pacar, bahkan suami, hakakakaka…

Saya?

saya ini tergolong dalam kelompok manusia yang terbuka, jadi biasanya dalam situs jejaring sosial pun saya suka isi profile information yang kurang lebih menggambarkan diri dan keadaan saya saat ini. Situs kek gitu, mulai dari twitter, friendster, bahkan Facebook… memang sengaja saya gunakan untuk ‘menggandeng’ temen saya jaman SMA, dan kuliah yang kebanyakan mereka mencar-mencar ngga stay di satu tempat…Nah, FB, FS dan teman-temannya adalah alat yang jauh lebih murah buat ngasih info dari pada kudu susah-susah sms…

alhamdulillah sampe detik ini saya -mungkin- termasuk pengguna kecanggihan informasi yang bijak. paling banter, nyampah-nya banyak! hahaha…

bagaimana dengan kamu?

12
Des
08

brain vs beauty

117bb7e7-baf4-48ac-af89-fa3055240ff3Seharusnya hari ini adalah hari yang harus gw nobatkan sebagai hari paling tidak produktif sedunia. Bagaimana tidak, dari jam 07.00 WIB (waktu masuk resmi kantor) sampai jam 16.00 WIB ( waktu pulang resmi) mungkin waktu efektif bekerja gw hari ini hanya sekitar 2 jam. Iya, 2 jam saja! Jika dibreakdown, 2 jam itu pun sudah plus kekamar mandi buat sekedar kencing, ngobrol ngga penting ama mbak2 di kanan kiri, ngambil air panas buat ngopi, dan laen sebagenya.

Tapi, ketidak-efektifan waktu kantor gw kali ini membawa perjalanan maya (yups, apalagi yg gw lakukan dalam mengisi waktu tidak efektif ini selain dengan surfing ngga penting supaya keliatan penting) menuju blog-blog yang lumayan keren, sehingga akhirnya dengan sedikit inisiatif yang nyangkut, gw add itu alamat, masuk ke link (padahal sebelumnya yang gw add hanya link-link yang menuju diri gw sendiri, hayyyaaahh…. lingkaran tak berujung nihh). So, that’s it… Gw nge add hanya, dan mungkin HANYA dua artis itu saja, yang pantas masuk ke link gw (secara otomatis gw meng-google blog Luna Maya, biar gemana pun juga she’s my fav artis, setelah Dian Sastro). Yupz, gw nge add alamat blog diansastro, yang emang udah dari dulu dikenal sebage artis yang ngga hanya beauty tapi juga punya brain. Liat aja tulisannya, opininya yang ngga hanya berisi dari kacamata artis yang gemar pamer popularitas, tapi menujukkan kalo dia ini seniman. Salut deh ama si embak yang satu ini.

Lalu si Wulan Guritno (masih gw anggap pantas, karena dia menulis apa yang jadi pikirannya -meskipun belum seexpert diansastro-) tapi setidaknya tuh blog ngga hanya berisi upload-an poto2 ngga penting yang hanya akan memenuhi server dunia. Kemudian ada si Luna Maya (yupz, gw nyari juga dan ketemu, masih dengan domain yang sama dengan punya wulan guritno) disini gw mengalami penyesalan. Ternyata iklan si dia menenteng notbuk Toshiba dengan gaya yang sangat elegan sangatlah tidak nampak dalam tulisan di mbak Luna ini. Sungguh kecewa. Coz brain doesnt come easily…

Mau ngga mau, gw tergelitik untuk masuk ke halaman blog para artis itu satu persatu dan memetakan kemampuan berpikir mereka dari tulisannya (maapkan daku para artis, hanya lewat itu, dan kata-katamu dirimu dinilai, dan dinilai adalah konsekwensi dari keterkenalan, belajarlah menerima itu). Ada sekitar 6  artis yang dilist di web berjudul kapanlagi dot kom. Tergelitik, gw tiba-tiba pengen memetakan statistik IQ para artis itu dari tulisan mereka. Urutan pertama diisi oleh janda Saipul Jamil berinisial DP, urutan berikutnya adalah (janda -terlalu muda- lagi) beranak satu berinisial EL,  lalu urutan ketiga adalah artis yang selaluuuuu aja digosip2in ama vokalis Peterpan berinisial LM, keempat adalah artis yang sudah lumayan -enggak- terkenal lagi, berinisial NU, kelima adalah artis -masih bayi banget- muda berinisial NW, dan last adalah artis yang alamat blognya gw link-in ke alamat -salah satu- blog gw. Bukan, bukan… urutan itu bukanlah urutan tentang siapa lebih pintar dari siapa, jika menilik dari statistik IQ yang gw buat. Tuh urutan sepertinya hanya mengabjadkan saja. Jadi berikut adalah ulasan singkat kungungan -tidak sengaaja- yang saya lakukan pada blog para pesohor tanah air Indonesia.

masthead

1. DP : Ugh, sedikit geram gw mengakui bahwa Si DP ini adalah manusia yang dilahirkan di tanah -propinsi- yang sama dengan gw. Yes, named it! East Java. gw ngga berharap -dan sama sekali engga hold my breath- ketika buletan yang menandakan loading memasuki halaman si janda ini. Dangkal. Mungkin ini adalah kata-kata yang tepat. Seperti yang aku sangka sebelumya, nih blog buat miss DP adalah salah satu ajang gratis pamer pantat (uppss, ngga ada/ belom ada gambar pantat sihh) tapi yang jelas, kata-kata yang paling panjang yang pernah dia tulis adalah tentang umpatan ketika dia diganjar beberapa juta tentang larangan dicekalnya miss DP untuk bergoyang. that’s it! Gw kasih nilai 0.8 point buat IQ miss DP (skala 1-10)

2. EL : Hmmm…. dunia tulisan ibu satu anak ini hanyalah sekitar Bumi -anaknya. Itu aja sih… Maklum, ibu muda yang sedang seneng-senengnya menceritakan perilaku anaknya. Ada beberapa (dan Applause buat ibu ini, sama sekali (atau jangan-jangan belum??) ngga ada foto yang memamerkan dirinya. Hanya tulisan aja. Cukup simple, meskipun gambar headernya cukup menantang. Gw kasih nilai 3 buat ibu satu ini. Bukti kalo dia memang lebih punya brain dari si miss DP.

3. LM : Ini dia, pantulan kekecewaan atas harapan gw yang berlebihan. Gimana engga, si mbak LM ini adalah icon produk yang selalu oke. Bahkan sempet jadi duta untuk program apaaaa gettu, dengan kacamata yang mengesankan seolah-olah dia ini intelek. Ugh, sungguh gw tertipu. Emang sih, blog dia ngga berisi hanya umpatan seperti yang miss DP lakukan, hanya aja, its too short for LM. Dia ya, seorang duta, bukankah dia di beri blessing untuk bisa jalan-jalan sampe ke negeri manapun? masa tulisannya isinya lebih banyak tanda seru, tanya dan segala titik-titik apalah… ugh… i’m just too much hope of her I guess… Nilai IQ buat LM, adalah 2.5 (nggak lebih baek dari seorang EL)

4. Lalu yang lebih pARAH adalah NU. Masih mending isi blog miss DP yang isinya poto pantat itu (setidaknya dia belajar caranya upload poto) dan walla.. blognya isinya poto semua, persis kek kumpulan album ngga begitu penting. Masih mending lagi si LM, yang meskipun isi blognya nggak lebih dari harian yang terlalu ekspresif untuk cewe seumuran dia (ingat, terlalu banyak tanda-tanda baca ngga penting??), setidaknya miss LM ini menghabiskan seluruh upaya mengeluarkan -sedikit- kemampuan berpikirnya lewat tulisan. Jauh lebih mending EL, setidaknya dia menulis tentang heroes, gossipgirl (even she’s no longer girl anymore), entourage dan kawan-kawan. Yups, at least dia tau serial yang lagi ngebooming dan membahasnya dalam blog. Yang jelas tulisan si miss EL ini masuk kategori -sedikit- lumayan. Tapi, yang terjadi pada miss NU (oke..oke.. mending gw sebut aja deh namanya, gemes gw!) Nafa Urbach ini, terlalu -sangat- menyedihkan sekali (gw memang sengaja hiperbola). She didnt write-even- a single word!! Gw ngga tau gemana lagi harus membahas kedangkalan miss satu ini. SANGAT DANGKAL… so, point IQ yang gw kasih adalah big ZERO.

5. Almoust Last. NW. Yah…. selayaknya tulisan anak ABG, isinya adalah postingan poto-poto (mungkin ngga penting juga, tapi yang jelas engga pantat kek si miss DP), trus cerita dia ke citos desebe, deelel. Ngga bisa berkomentar banyak, karena buat gw isi blog NW ini ngga jauh beda dengan blog LM, hanya saja, bedanya telak, ada pada diri gw, gw emang ngga berharap banyak dari tulisan anak bayi ini…point IQ buat dia : 1,5 ajah.

6. Yup, sapa lagi. Miss Wulan Guritno. Yang gw tangkap pas baca blognya adalah, yang jelas gw suka kata-kata diheadernya. Mungkin bukan kata-kata dia, tapi kalo iya, gw acunging cukup satu jempol ajah buat dia. Tulisannya, lumayan lah… setidaknya agak enak dibaca. Dan, satu jempol lagi deh, karena even dia posting poto, bukan poto pantat, dan bukan poto hang out. Keren deh… poto pas dia masak, dan NO make up! ya… itu sebabnya gw menganugerahi penghargaan dimana gw dengan sukarela meng-add alamat blog ibu ini kedalam link di blog gw. Dan sebage bonus, gw kasih poit 5.5 lah buat Wulan…

Pertanyaanya, siapa yang menempati posisi tertinggi daftar statistik IO yang gw buat based on blog page ini?? Yap! Diandra Sastro Wardoyo… she’s the winner. Apalagi yang buat dia menang selain karena emang tulisannya emang enak banget dibaca, ngga melulu tentang keartisan, even gw maklumi klo si embak ini juga agak banci poto. Dia pinter cerita, tentang kegiatannya dia yang positif, kadang juga tentang undang-undang yang gw aja ngga ngerti, trus beberapa postingan gambar eksklusif dari pilemnya yang belum tayang. Kerasa deh hawa special ketika kita memasuki halaman nona satu ini.

Pelajaran surfing hari ini : beauty does can come easily… but brain… never comes that easy…

-udah cukup gw menghabiskan waktu dengan kegiatan ngga penting (seperti membuat statistik IQ para artis itu -sekaligus mencela mereka-), udah hampir jam 7 malam, mending gw cepet pulang-

Cheers -Na




 

Mei 2012
S S R K J S M
« Mei    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Top Posts & Halaman

    pages

    permatasakti’s


    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.